Rumus Hadroh Dasar Pukulan Hadroh Al Banjari

By | March 22, 2019

Pukulan Hadroh Al Banjari Rumus Hadroh Dasar belajar hadroh adalah salah satu hal yang dapat bernilai ibadah. Mayoritas di Indonesia alat musik hadroh memang diperuntukan adalah kegiatan keagamaan Islam didalam kegiatan atau majelis tersebut berisikan doa dan penyanjungan kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ. Oleh karena itu, seseorang yang mempelajari alat musik hadroh dan diniatkan untuk menyangjung beliau dapat dinilai sebagai ibadah

Untuk menjalankan ibadah tentu ada tatacara dan kewajiban yang harus dipenuhi, begitu pula bermain hadroh. Ada berbagai macam aturan yang harus dipenuhi agar permainan hadroh dapat berjalan harmonis salah satunya adalah rumus hadroh dasar. Dengan menggunakan rumus bermain hadroh sebuah grub dapat bermain secara harmonis walaupun memiliki banyak anggota dan bermain bersamaan. Berikut ini kami akan memberikan rumus pukulan hadroh al banjari yang dapat anda pelajari

pukulan hadroh al banjari, pukulan hadroh dasar, pukulan hadroh variasi, pukulan hadroh lambat, pukulan hadroh pelan, pukulan hadroh b, pukulan hadroh golong, pukulan hadroh nurul musthofa, pukulan hadroh anakan, pukulan hadroh az zahir, rumus pukulan hadroh al habsyi, rumus hadroh banjari, rumus hadroh wedokan, rumus hadroh dasar, rumus hadroh lambat, rumus hadroh lanangan, rumus hadroh pelan, rumus hadroh b, rumus hadroh pekalongan, rumus hadroh berginjing, rumus hadroh al banjari, rumus hadroh a dan b, rumus hadroh az zahir, rumus hadroh al habsyi, pukulan hadroh ya asyiqol, pukulan hadroh ibu aku rindu, pukulan hadroh a, pukulan hadroh banjari, pukulan hadroh bass, pukulan hadroh bas

Kunci Pukulan Dasar

1.Rumus Kunci Hadroh Anakan :

Awalan  : D.T DDDT / TDTT DDDT / ( diketuk ber xx mengikuti lagu )

Naikan  : TDTT TTTT TDDD DDDD DDTT

Naik      : TTDT TDTT (diulang menurut lagu)

Jeda       : T. TTTT TTTT

Akhiran : TDDT TTDT TD

2. Rumus Dasar Hadroh Nikahan

Awalan  : DT DDD / TDT DDD / ( diketuk berkali mengikuti lagu )

Naikan  : TD TTTT TTTD DDDD DDDD

Naik      : TTT. D. TTTD (diketuk berulang saat reff)

Jeda      : T.T.T. TTTT

Tutup     : DD TTT. D. TTTD

Ket : Rumus di atas adalah rumus dasar (belum diterapkan pada lagu), apabila akan diterapkan pada lagu maka rumus tersebut diketuk dengan mengikuti panjang pendeknya lagu, dengan cara dikurangi atau ditambah. Ketentuannya, untuk rumus A (yang ditambah atau dikurangi) adalah pada ketukan TTT. D. TTT D dan untuk rumus B pada ketukan TTDT TDTT.

CONTOH PENERAPAN PADA LAGU

Lagu Assalamu’alaik : Baris nomor 3 diketuk 2x, baris nomor 4 dikurangi 1

Lagu Yaa Nabi Salam ’Alaik : Baris nomor 4 ditambah 1.

Lagu Yaa Imamarrusli : Baris nomor 3 diketuk 2x, baris nomor 4 dikurangi 1.

Lagu Thola’al Badru : Baris nomor 3 dikurangi 1.

CONTOH VARIASI KETUKAN AWALAN LAGU

D / D DDD / T DDD…

D / TD TDD / T DDD…

D / D. D. D TT D / T DDD…

D / DD D / T DDD…

D / D D DD / T DDDT…

D / TD T. DD / T DDDT…

D / D. D. D TT TD / T DDDT…

D / DD D / T DDDT..

Artikel ini kami susun bari berbagai macam sumber di Internet, Tanpa mengurangi rasa hormat kami ucapkan terimakasih untuk website atau blog yang artikelnya telah kami kutip. Jazakumullah 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *